Sabtu, 15 Maret 2014. Kunjungan dari Tirto Utomo Foundation yang langsung dihadiri bersama ibu Tirto sebagai pendirinya, di Tbm Al-bidayah Puntuksari Sapuran banyak yang diceritakan akan kekagumanya pada pengelolaan TBM Al-Bidayah dimana kemandiriannya dalam mejaga keberlangsungan TBM dengan adanya warung TBM yang menjual kebutuhan harian maupun hasil karya dari warga/masyarakat setempat. dengan tim tirto utomo serta salah seorang sastra sekaligus penulis: eka budiyanta menambah asyiknya obrolan dengan pengelola TBM Al-Bidayah tentang penyelenggaraan kegiatan TBM Al-Bidayah. pada kesempatan itu pula memberikan buku dengan judul : sampah gunung dan bibliografi perjalanan penuh karya Tirto utomo sebagai pendiri AQUA, sebagai tambahan koleksi serta pembelian perangkat permainan educatif seperti catur, dll yang dititipkan pada Al-Bidayah. terima kasih Ibu Tirto bersama seluruh Tirto Utomo Foundation.
Senin, 17 Maret 2014
Kunjungan dari Tirto Utomo Foundation
Sabtu, 15 Maret 2014. Kunjungan dari Tirto Utomo Foundation yang langsung dihadiri bersama ibu Tirto sebagai pendirinya, di Tbm Al-bidayah Puntuksari Sapuran banyak yang diceritakan akan kekagumanya pada pengelolaan TBM Al-Bidayah dimana kemandiriannya dalam mejaga keberlangsungan TBM dengan adanya warung TBM yang menjual kebutuhan harian maupun hasil karya dari warga/masyarakat setempat. dengan tim tirto utomo serta salah seorang sastra sekaligus penulis: eka budiyanta menambah asyiknya obrolan dengan pengelola TBM Al-Bidayah tentang penyelenggaraan kegiatan TBM Al-Bidayah. pada kesempatan itu pula memberikan buku dengan judul : sampah gunung dan bibliografi perjalanan penuh karya Tirto utomo sebagai pendiri AQUA, sebagai tambahan koleksi serta pembelian perangkat permainan educatif seperti catur, dll yang dititipkan pada Al-Bidayah. terima kasih Ibu Tirto bersama seluruh Tirto Utomo Foundation.
Minggu, 16 Maret 2014
Kegiatan Sederhana diPerpustakaan kota Yogyakarta

Jum'at, tepatnya 14 Maret 2014 pukul 14.00 - 16.30 di sebuah gedung dengan kegiatan sederhana, namun terasa sangat berharga tidak hanya untuk diri sendiri saja, bahkan untuk kemajuan negeri ini dalam menumbuhkan TBM-TBM yang kreatif , mandiri yang keberlanjutan yang tentunya akan menghiasi ragam budaya baca masyarakat khususnya di Indonesia. Bertemu dengan peduli TBM ( Muchsin Kalida ( TBM Cakruk Pintar ), ibu Henny ( TBM Mata Aksara ) tidak lupa pengelola TBM di Yogyakarta dengan ibu Trini Haryanti beserta tim YPPI, ibu Sinta dari Asia foundation, mahasiswa Alus. Membuat semangat Al-Bidayah membara, diPerpustakaan kota Yogyakarta, ka.TBM Al-Bidayah menyampaikan pengalaman menuju TBM Mandiri dan keberlanjutan.
trimakasih semua atas kesempatan yang diberikan TBM Al-Bidayah...........semoga tujuan mulia tuk ikut mencerdaskan bangsa tercinta ini akan selalu diridloi Allah SWT.






