Minggu, 24 Mei 2015

Bambu rengkol momen dongeng lokal Wonosobo dari TBM Al Bidayah


Salah satu isi dari Koleksi dongeng rakyat lokal Wonosobo yang dimiliki oleh TBM Al-Bidayah, sebagai bukti rasa kecintaan terhadap budaya lokal sehingga harapannya dapat menarik anak untuk memanfaatkan kegiatan di TBM Al-Bidayah.
Kegiatan dongeng lokal di TBM Al-Bidayah yang sudah berjalan ini sampai tahun 2015 telah banyak meraih prestasi. salah satunya pada event lomba dongeng lokal yang diadakan pada kegiatan Tirto Utomo Award.
Mari Budayakan Negeri bersama TBM Albidayah Berbudaya Inovatif dan Makin di hati

Kamis, 21 Mei 2015

Kabupaten.Semarang ngangsu kawruh di tbm albidayah

Jam 11 rombongan peserta bintek kab. Semarang tiba di tbm albidayah.....ucapan selamat datang dari pengelola tbm menyambut dengan hangat......terjalin keakraban dengan berbagai macam diskusi santai mengenai perkembangan tbm albidayah selama 8 tahun ini yang akhirnya dapat berdiri secara mandiri decak kagum terpancar dari para peserta. Tapi inilah nyatanya kegiatan di tbm albidayah....walau terdapat di lereng pegunungan namun siapa sangka tbm albidayah makin inovatif, apalagi ragam potensi lokal baik dongeng lokal maupun kegiatan perekonomiannya....setelah ramah tamah dilanjutkan kunjungan ke ruangan2 yang ada di albidayah mulai dari ruang kantor, ruang baca utama dan internet, ruang wirausaha mandiri, ruang serbaguna, hingga ruang gallery yang menyuguhkan sapoeran tempo doeloe....obrolanpun dilanjutkan di semua ruang yg dipandu para pengelola tbm yang profesional....kegiatan ternyata asyik dan sampai pada penghujung acara yg hampir 3 jam berlangsung......alhamdulillah albidayah makin berbagi.....terimakasih atas kunjungan dari kab.semarang semoga dapat memotivasi para peserta bintek untuk mengembangkan tbm maupun perpustakaan dengan lebih baik....sampai jumpa lagi dilain kesempatan...salam semangat.
rombongan dari kab.semarang dipimpin oleh Bapak Marsudi selaku Ketua Bintek Kab.Semarang dengan sejumlah peserta enam puluh orang.
terimakasih Kab.Semarang Atas kunjunganya

peserta mengisi daftar tamu








Minggu, 17 Mei 2015

Peraih Nilai UN Tertinggi ini Rajin Membaca dan Miliki Perpustakaan Pribadi

Inilah Greorius Rangga Wisnu Pradipta peraih nilai tertinggi UN 2015 tingkat propinsi Riau. Rangga sangat dikenal suka membaca sekaligus memiliki perpustakaan pribadi di rumah. |gambar: goriau
Inilah Greorius Rangga Wisnu Pradipta peraih nilai tertinggi UN 2015 tingkat propinsi Riau. Rangga sangat dikenal suka membaca sekaligus memiliki perpustakaan pribadi di rumah. |gambar: goriau
Satu lagi bukti yang terkait dengan manfaat membaca yaitu hampir semua peraih nilai tertinggi Nilai Ujian nasional mulai dari tingkat kabupaten, propinsi, dan nasional, hampir semuanya adalah siswa yang dikenal suka membaca.
Salah satu kisah tersebut bisa dilihat dari salah satu siswa Peraih nilau UN Tertinggi 2015 tingkat propinsi Riau bernama Greorius Rangga Wisnu Pradipta.
Siswa yang akrab dipanggil Rangga ini merupakan siswa di SMAS Cendana Duri, Bengkalis, Riau. Dirinya meraih nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi se Provinsi Riau karena mendapatkan nilai hasil UN dengan total 566,5.
Anak dari pasangan Vincentius Yuli Iswanto (48) dan Theresia Aniek Iriani (46) memang dikenal sangat suka membaca. Bahkan demi memberikan dukungan terhadap anaknya, orang tua Rangga juga menyediakan Perpustakaan Pribadi di rumah mereka.
Selain suka membaca, sejak kecil Rangga sudah dibiasakan disiplin dan mandiri. Sejak kecil itulah karakter Rangga bersama adiknya Maria Rossa Rucitadewi (14) terbentuk. Rangga sudah mulai mandiri tepatnya sejak masih menjadi siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mulai saat itu Rangga tidak tinggal di rumah bersama kedua orang tuanya melainkan tinggal di kost-kostan.
“Memang sejak SMP Rangga sudah hidup mandiri, hal itu dibuktinya Rangga dengan meraih peringkat 2 Olimpiade Sains Nasional tingkat Kota Pekanbaru bidang Fisika. Sejak SMP Rangga ngekost di Kota Duri, sedangkan saya harus bekerja di Rumbai, Pekanbaru,” ungkap Yuli ayah dari Rangga kepada GoRiau.com, Sabtu (16/5/2015).
Sekarang, tentunya Rangga merasa bangga sekaligus Rangga telah membuktikan kepada kedua orang tuanya jika dirinya mampu bersaing meskipun harus penuh perjuangan. Rangga juga sudah banyak meraih prestasi.
Sumber :http://duniaperpustakaan.com/

Minggu, 03 Mei 2015

layanan internet di TBM AL-BIDAYAH

Minggu. Identik dengan libur. Dalam hal layanan tidak baik TBM al-bidayah yang membuka jam layanan 7 hari non stop tanpa libur dengan jam buka sampai pukul 22.00 wib. Senang rasanya memberi kebermanfaatan, apa lagi di hari minggu ini dari jam 7.30 wib sudah ramai sampai saat ini . Alhamdulillah makin memberi kebermanfaatan.....layanan internet di TBM AL-BIDAYAH sudah nerkecepatan 1 mega lo.... makin cepat makin disuka pemanfaat



budaya dongeng lokal ala albidayah

Kegiatan sore hari......mendongeng wah asyiknya pada konsen dan ternyata positif lo buat meningkatkan minat baca....dongeng lokal di tbm albidayah sudah lama terlaksana untuk nguri uri budaya lokal Wonosobo...keren keren lo critanya