Jumat, 07 September 2012

Kepala Perpusnas Dra. Sri Sularsih, M.Si Buka Rakor

Rapat Koordinasi Pengembangan Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan diselenggarakan oleh Perpusnas bertempat di Hotel Grand Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Rakor yang diikuti sebanyak 700 orang peserta dari seluruh perwakilan daerah se-Indonesia dibuka oleh Kepala Perpusnas, Dra. Sri Sularsih, M.Si. Senin (3/9) kemarin. Rakor diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 3-5 September 2012.
 
Sri Sularsih dalam sambutannya mengatakan peran perpustakaan desa/kelurahan sangat penting dalam rangka mencerdaskan kehidupan masyarakat mengingat posisi masyarakat di desa sangat jauh dari fasilitas yang menyediakan bahan pustaka. Oleh karena itu, kata Sularsih, perpustakaan desa/kelurahan perlu dikembangkan dan didayagunakan untuk kepentingan masyarakat guna menumbuhkembangkan minat baca masyarakat sebagai wahana belajar sepanjang hayat yang berakibat terciptanya sumber daya manusia yang handal. Pernyataannya sesuai dengan tema yang diusung dalam rakor “Menuju Desa Cerdas Optimalisasi Pemberdayaan Perpustakaan Desa”. Dalam memajukan perpustakaan desa/kelurahan Sri Sularsih pada akhir sambutannya mengajak semua elemen seperti Bappeda, BPMD provinsi, kabupaten/kota seluruh Indonesia dan semua perpustakaan provinsi/kota agar bersama-sama memberi dukungan dalam pembangunan perpustakaan desa/kelurahan ini.
 
Bagian lain ketua panitia rakor, Muhamad Syarif Bando, MM dalam laporannya mengatakan tujuan diselenggarakan rakor adalah untuk menyerap aspirasi, masukan, saran dan kritikan baik dari DPR RI, maupun pengelola perpustakaan baik di tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota sampai di desa, termasuk dari instansi terkait seperti Bappeda, PMD, maupun praktisi dan LSM, guna dijadikan sebagai dasar perumusan kebijakan di tingkat nasional dalam rangka pembinaan, pengembangan, evaluasi dan peningkatan kualitas pengelolaan dan layanan perpustakaan kepada pemustaka.
 
Lebih lanjut Syarif Bando mengatakan selain sebagai upaya untuk menunjukkan eksistensi keberadaan dan perkembangan perpustakaan di Indonesia, rakor juga bertujuan untuk mendorong perhatian pemerintah (Eksekutif dan Legislatif) di pusat dan daerah agar dapat lebih meningkatkan anggaran perpustakaan. Dan yang terpenting menurutnya sasaran yang ingin diharapkan yaitu terwujudnya pengakuan masyarakat terhadap perpustakaan karena adanya manfaat yang dapat dirasakan langsung dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan membantu membuka lapangan kerja informal dengan penerapan berbagai macam buku-buku life skill atau buku-buku keterampilan.

Sumber : http://www.bapusip.baliprov.go.id/

0 comments:

Posting Komentar