![]() |
| siti fatonah |
“Dulu waktu TBM belum sebesar ini, kami harus berjuang untuk mendapatkan buku bagus dan mengajak teman-teman untuk gemar baca. Kini TBM selalu ramai dengan siswa SMP dan SMA saat jam pulang sekolah,” tutur remaja berparas ayu kelahiran Wonosobo, 3 September 1998 itu.
Siti yang gemar menulis itu, ingin sekali mengikuti berbagai komunitas sastra dan berharap bisa menerbitkan karyanya yang berupa cerpen suatu saat nanti. Di sekolah, Siti aktif mengikuti pramuka dan menjadi pengurus Osis.
“Saya ingin sekali berprofesi menjadi seorang penulis dan pustakawan, untuk itu saya berharap bisa melanjutkan kuliah di Universitas terbaik yang bisa mengantar saya ke sana,” tutur penyuka masakan rumahan itu.
Siti tak hanya sigap dalam pelayanan taman bacaan di Puntuksari Sapuran, namun juga piawai dalam membuat kaligrafi. Bahkan saat duduk di bangku SMP, Siti menyabet juara ke 3 lomba kaligrafi di mapsi Kabupaten.
Anak ke dua dari dua bersaudar itu juga dikenal teliti dalam menghitung dan kerap diserahi tugas administrasi di TBM nya. Hrapannya TBm yang diperjuangkannya selama lebih dari 8 tahun itu bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan bisa memenuhi bacaan berkualitas sehingga bisa meningkatkan ilmu dan kesejahteraan di kelurahan Sapuran.
“Hidup adalah pilihan” adalah moto hidupnya dimana kita kadang hanya harus memilih antara beberapa hal yang ada di depan mata dan beharap selalu bisa melangkah ke pilihan yang baik. (win)







0 comments:
Posting Komentar